Usaha Makanan Berbahan Singkong

Singkong tentu sudah bukan bahan makanan baru bagi penduduk Indonesia seperti kita. Singkong adalah jenis tanaman yang bisa ditanam dimana saja. Harganya tidak memberatkan kantong sehingga bisa dikonsumsi masyarakat kebanyakan.  Singkong juga bisa diolah sebagai bermacam-macam makanan dengan cita rasa yang bervariasi, tetapi tetap memenuhi ekspektasi selera konsumen.

Jika Anda tinggal di sebuah daerah di mana singkong bisa ditemui dalam jumlah yang melimpah, tidak ada salahnya Anda memanfaatkan potensi tersebut untuk mendirikan sebuah usaha pengolahan makanan berbahan dasar singkong. Berminat? Ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini.

Langkah-langkah persiapan:

  1. Dapatkan modal yang dibutuhkan.
  2. Ketahui cara pengolahan singkong yang memenuhi selera konsumen.
  3. Siapkan peralatan dan tempat mengolah.
  4. Rekrut tenaga untuk membantu jika dana mencukupi. Jika tidak, pastikan Anda bisa mengurus semua sendiri.

Langkah-langkah realisasi:

  1. Dapatkan bahan baku singkong yang berkualitas prima dan segar.
  2. Latihlah tenaga kerja yang Anda miliki untuk bisa menghasilkan produk seperti yang Anda inginkan.
  3. Miliki sebuah sistem pemesanan yang terorganisir.
  4. Distribusikan melalui berbagai warung atau toko makanan di sekitar Anda.

Langkah-langkah promosi dan marketing:

  1. Tawarkan ke pemilik warung makan, rumah makan, restoran , dan sebagainya.
  2. unakan kemasan yang menarik sehingga konsumen tertarik.
  3. Dalam memenuhi pesanan, usahakan untuk tepat waktu dan memuaskan.
  4. Berikan potongan harga jika konsumen bersedia membeli dalam jumlah minimal yang telah Anda tentukan.

Tantangan:

  1. Permintaan berfluktuasi. Anda bisa siasati dengan terus menawarkan produk olahan singkong ke banyak orang.
  2. Persaingan yang ketat bisa menjegal usaha Anda. Untuk mencegah ini terjadi, miliki suatu cita rasa unik dan kualitas yang tinggi dalam olahan singkong Anda. Berbagi hasil dengan sesama pedagang juga bisa menjadi solusi untuk tetap bisa melanggengkan usaha.
  3. Bergerak dalam usaha makanan membutuhkan pengetahuan tentang daya tahan sebuah produk karena makanan memiliki daya tahan yang lebih pendek dari produk-produk jenis lain.

By. ciputraentrepreneurship.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s