Umurku , sepertinya mungkin sudah cukup bila untuk menikah

Umurku , sepertinya mungkin sudah cukup bila untuk menikah !

Namun , ‘ilmu ku, belum cukup untuk akan hal itu.

Dan tiadalah ‘ilmuku, melainkan ‘ilmu yang telah diberikan Allah kepadaku.

[ koreksi diri .. Kalau mau menikah ].

Mencintai mungkin mudah,, tapi kalau hendak memikat seseorang ?
Maka perbaikilah diri dahulu, dan perbanyaklah menuntut ‘ilmu Agama.
(Syariat).
Kalau tidak menuntut ‘ilmu Agama, bagaimana mungkin bisa menjadi suami Sholeh atau istri Sholeha?

Mudah mengatakan, tapi tidak mau memahami ‘ilmu Agama.
itu Namanya Angan-angan kosong.

Masuklah ke dalam islam, secara kaaffah (seluruh) jangan setengah-setengah.

Jujur, , aku sering mengagumi, tapi sulit langsung mencintai.

Namun akupun , tidak merasa bahwa aku dicintai.

Dan,,mungkin ada sebagian orang yg mudah mengatakan seperti kalimat, “Aku mencintaimu karena Allah.”
Tapi nyatanya, hati dan kelakuannya tidak sesuai dengan perkataannya itu.

Maka dari itu, apa apa yg dikatakan , hendaknya sesuai dengan hati dan kelakuan yg membenarkan.

Sebagaimana yang telah dilakukan oleh Nabi ,para sahabat dan orang-orang sholeh, yang mereka mencintai sesuatu, hanyalah karena Allah.

Maka yang seperti itu yang patut dicontoh dan diamalkan.

kalimat “AKU MENCINTAIMU KARENA ALLAH.
kalaupun memang benar dia mencintai sesuatu karena Allah, Cukuplah Allah dan Hatinya saja yang mengetahui, Tak perlulah diucapkan.

Terkecuali, antara suami istri, anak dan orangtua, maka yang demikian itu tdk mengapa bagi mereka saling mengucapkan kalimat itu.
Karena yang demikian itu, bisa menjadi penyemangat dalam hubungan diantara mereka.
Asalkan, hati,dan kelakuan,sesuai dengan perkataannya.

Dan bagi orang yg belum terikat Halal, kemudian mngucapkan kalimat itu, atau brjanji manis kpda seseorang yg blum halal baginya !
Maka, pengakuannya itu adalah Rayuan saja & Gombalan belaka.
Meskipun hati dan kelakuannya sesuai dengan perkataannya itu .

Kenapa?

Karena yg demikian itu, adlh belum halal baginya.
Kalau mau mngucapkan kalimat itu, Maka Halalkan dahulu. Baru diucapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s