Obat Lelah

By jamilazzaini ⋅ December 12, 2012 ⋅ Post a comment

Menurut Anda apa obat lelah itu? Mungkin sebagian Anda ada yang menjawab istirahat dan tidur. Ya, sayapun melakukan hal yang sama. Bukan cuma tidur di rumah atau hotel tapi tidur di mobil bahkan pesawat saat menempuh perjalanan adalah istirahat yang nikmat. Namun, tidur dan istirahat itu hanya bisa mengobati lelah fisik. Bagaimana dengan lelah non-fisik?

Saat mengalami lelah non-fisik saya mengobatinya dengan beberapa aktivitas. Pertama, bermain dan bercanda dengan keluarga.  Menyaksikan kelucuan dan tingkah polah anak-anak di rumah itu benar-benar menyegarkan. Bermanja-manja seperti anak kecil kepada istri itu juga mempercepat pemulihan stamina. Jadilah “anak bungsu” saat di rumah, memang itu terlihat kolokan atau kekanak-kanakan, tetapi sangat membahagiakan.

Mendengarkan cerita anak tentang pengalamannya itu mengisi relung-relung hati yang terkadang hampa. Begitupun berbagi cerita sembari tiduran atau duduk santai dengan istri adalah kebahagian yang sulit tergantikan. Apalagi diakhiri dengan pelukan lembut hingga kita dibiarkan terlelap dalam pelukan sang istri. Membahagiakan dan menghilangkan lelah…

Kedua, menangis di hadapan Sang Pencipta. Hal yang selalu harus kita khawatirkan dalam hidup adalah aktivitas kita, apa yang kita kerjakan, ternyata tidak bernilai di hadapan-Nya.  Menangislah kepada-Nya sembari berdoa agar Sang Maha Melihat menjadikan apapun yang kita lakukan dicatat sebagai kebaikan untuk bekal kita menuju kampung akhirat. Butiran air mata yang membasahi pipi, itu akan meluruhkan rasa lelah yang bersemayam di dalam jiwa kita.

Sungguh amatlah rugi bila lelah kita hanya mendapat balasan di dunia yang nilainya tidak seberapa ini. Menangislah, kalau tidak bisa berusahalah menangis disertai perasaan lemah dan tak berdaya di hadapan-Nya. Perasaan khawatir dan berharap menyatu menjadi satu. Khawatir kebaikan kita tidak diterima, berharap agar Sang Maha Tahu sudi menerima kebaikan kita yang tidak seberapa.

Ketiga, berhentilah sejenak dari rutinitas. Lakukan sesuatu jarang kita kerjakan atau pergilah ke tempat-tempat yang jarang kita kunjungi. Memutus rutinitas ini menghilangkan kejenuhan dan menambah kebahagiaan. Sebentar lagi anak-anak liburan sekolah, pastikan Anda punya waktu libur bersama mereka. Selain membahagiakan itu juga bisa menghilangkan lelah dan kejenuhan hidup yang terkadang datang tak diundang.

Cobalah praktikkan tiga hal tersebut di atas, maka rasa lelah dan kejenuhan akan segera pergi dari hidup Anda. Tidak percaya? Coba dulu dong. Hehehe….

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s