0

ه___________بِسْمِ الله الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ__________ه

.

Bismillah…
ku awali dengan menyebut nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Penyayang..
Tiada lain yang patut diperTuhankan juga disembah kecuali Dia, yang senantiasa menyambung satu nikmat atas nikmat lain kepada sekalian mahluk yang Ia ciptakan.

Segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam, yang menganugerahkan kita fikiran untuk digunakan berfikir. memikirkan keagungan penciptaanNya agar kita mendapatkan keimanan dengan sebenar-benarnya iman.

Sholawat dan Salam atas Muhammad Saw, keluarganya, sahabatnya serta untuk seluruh pengikutnya. Dialah seorang pemuda yang Jujur, Amanah dan senantiasa mencontohkan Akhlak terpuji kepada kita, ummatnya. Yang di turunkan tidak lain hanyalah untuk menyampaikan Ad Diin Al Islam. satu-satunya Agama yang menjadi rahmatan lil ‘alamiin . menjadi penerang dalam kegelapan zaman kebodohan (jahiliyah). Mengembalikan aqidah manusia hanya untuk menyembah kepada Allah semata, tiada lagi selainNya. Menerapkan Aturan-aturan dari Allah dan senantiasa menyeru untuk saling tolong menolong dalam kebenaran dan mencegah manusia pada kemungkaran.

Ikhwanٍ fillah.. Rasulullah Saw merupakan satu-satunya sosok yang patut untuk menjadi panutan kita dalam menjalani kehidupan. Firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 21 :

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”.
Allah SWT sudah menjelaskan tentang sosok suri tauladan yang baik bagi kita, ya dialah Muhammad yang semasa hidupnya digunakan untuk memperbaiki akhlak manusia dengan membawa ajaran mulia dari sisi Allah yakni Agama Islam.

Kemudian disinilah satu pelajaran yang harus bisa kita telaah, dimana dalam kehidupan harus senantiasa memberikan contoh prilaku yang baik. sama seperti Rasulullah kita pun harusnya selalu mengabdikan diri kepada Allah. Tidak lain adalah adalah Berdakwah, menyeru ummat kepada kebaikan serta sekuat tenaga mencegah terjadinya suatu kemunkaran. menyeru kepada manusia sepenuhnya taat pada aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Allah kepada manusia.

Tujuannya tidak lain adalah untuk mengabdikan diri kepada Allah dengan sepenuhnya, juga agar tidak hanya kita yang mengakui Muhammad adalah Rasulullah, tapi Beliau juga mengakui kita sebagai ummatnya. Hingga tiadalah terhenti nafas kita oleh kematian, kecuali Sahid dijalanNya dan menggenggam erat Ad Diin Al Islam.

wallahu a’lam bish-showab.